Rekognisi: SIGINT (Signal Intelligence)

Badan intelijen Inggris memelopori aktivitas SIGINT selama Perang Dunia I. Pada Januari 1917, para kriptografer Inggris yang tergabung dalam “Room 40” berhasil mengurai sebuah telegram dari Menteri Luar Negeri Jerman Arthur Zimmermann kepada Duta Besar Jerman untuk Meksiko Heinrich von Eckhardt yang dikirim lewat kabel-kabel bawah laut. Telegram tersebut berisi satu set intruksi yaitu apabila AS yang bersikap netral memasuki perang di pihak Sekutu, von Eckhardt diminta mendekati dan menawarkan pembentukan aliansi rahasia masa perang kepada Presiden Meksiko Venustiano Carranza. Jerman berjanji akan memberikan dukungan militer dan keuangan kepada Meksiko apabila setuju menyerang AS, dan imbalannya adalah Meksiko diberi kebebasan untuk mencaplok “wilayah yang hilang di Texas, New Mexico dan Arizona.” von Eckhardt juga diberi wewenang untuk menggunakan orang-orang Meksiko sebagai perantara untuk memikat Kekaisaran Jepang agar bersedia bergabung dalam perjuangan Jerman. Pada akhir Februari 1917, Inggris membocorkan telegram itu kepada AS tanpa mengungkapkan bagaimana rahasia itu diperoleh. Telegram Zimmermann ini mendorong AS terlibat dalam Perang Dunia I dan mengubah jalannya sejarah. Pencapaian besar lainnya adalah para kriptografer AS sukses menyadap Purple Code milik Jepang sebelum Perang Dunia II. Proyek ULTRA yang dibangun oleh pihak intelijen Sekutu mampu membongkar komunikasi terenkripsi tingkat tertinggi angkatan bersenjata Jerman, Italia dan Jepang. Keberhasilan tersebut berkontribusi pada kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II.

SIGINT menurut Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau NSA adalah kategori intelijen yang mengumpulkan informasi melalui spektrum elektromagnetik. Informasi diperoleh dari transmisi yang terkait dengan komunikasi, radar, dan sistem senjata untuk melengkapi kategori-kategori intelijen lainnya.


“Kunci dasar untuk kemenangan dalam perang modern adalah melakukan perang elektronik dengan apik …”

Kim Jong-Il

SIGINT terdiri dari:

  1. Intelijen Komunikasi (COMINT) yang memperoleh informasi dari perangkat komunikasi seperti radio atau telepon.
  2. Intelijen Elektronik (ELINT) memperoleh informasi dari pemancar non-komunikasi, contohnya, radar. Radar yaitu sebuah sistem yang mendeteksi keberadaan, jarak, kecepatan pesawat, dan kapal serta obyek-obyek lainnya.
  3. Sinyal Instrumen Asing (FIS atau FISINT) bersumber dari sinyal telemetri asing, misalnya satelit.
  4. Eksploitasi Jaringan Komputer (CNE) adalah komponen terbaru yang memanfaatkan jaringan komputer dan internet untuk mendukung operasi intelijen.

SIGINT dapat berupa strategis atau taktis. SIGINT strategis mempunyai tujuan mencegat dan memantau seluruh sistem peralatan, penyebaran pasukan lawan; sekaligus memberikan nasihat terkait teknik, taktik, dan prosedur baru. SIGINT taktis bertujuan mengumpulkan informasi, mencegat, mengidentifikasi lokasi dan saluran komunikasi pasukan lawan, sistem elektronik dan aplikasi yang digunakan pasukan militer musuh di medan perang.

Metode pengumpulan data SIGINT terdiri dari 3 tahapan:

  1. Pencarian (search) adalah fase pertama proses pengumpulan data SIGINT dengan cara mengintai aktivitas elektronik musuh dalam spektrum elektromagnetik. Tujuannya adalah mendeteksi dan memilah pancaran sinyal elektromagnetik yang menarik perhatian. Sejumlah karakteristik sinyal eksternal yang diperiksa adalah frekuensi, modulasi, dan bandwidth. Bandwidth adalah kecepatan transfer data maksimum suatu jaringan atau koneksi internet, mengukur berapa banyak data yang dapat dikirim melalui koneksi dalam jumlah waktu tertentu.
  2. Pencegatan (interception) adalah fase kedua untuk menentukan sidik jari sinyal, yaitu proses mengidentifikasi karakteristik unik spektrum sebuah emitor (pemancar). Dalam sejumlah kasus, proses identifikasi juga diterapkan pada peralatan individual.
  3. Menemukan arah (direction finding) adalah fase ketiga yang berupaya mencari informasi tentang perkiraan lokasi penghasil emisi yang berasal dari emitor. Tujuan penemuan arah radio adalah menemukan garis bantalan dari setiap sumber radiasi elektromagnetik menggunakan sifat perambatan gelombang radio. Prinsip dasar triangulasi digunakan untuk menemukan posisi emitor dengan akurat.

Hasil akhir dari SIGINT adalah intelijen sebagai produk yang dihasilkan dari pemrosesan informasi mengenai negara-negara asing, kekuatan atau elemen yang bermusuhan atau berpotensi memusuhi, atau area operasi aktual atau potensial.


Ilustrasi-ilustrasi SIGINT

#indiachinastandoff
Citra SIGINT yang menggambarkan kehadiran pasukan Tiongkok dalam jumlah besar, tepat 24 jam setelah pertikaian mematikan antara pasukan India dan pasukan Tiongkok di atas ketinggian 4.300 meter di lembah sungai Galwan di wilayah Ladakh yang curam. Sejumlah prajurit yang terlibat pertikaian dikabarkan terjatuh ke sungai Galwan yang mengalir deras dalam suhu di bawah nol. Citra tersebut memberikan spekulasi bahwa pihak Tiongkok tidak punya rencana untuk mundur, dan jumlah pasukan meningkat setelah pembicaraan di tingkat Letnan Jenderal dari kedua belah pihak pada tanggal 6 Juni 2020.

Video: © Ankit Kumar via @PlanetLabs, sumber berita: Shiv Aroor.



Sumber:
Convergence Between Signals Intelligence and Electronic Warfare Support Measures, Zsolt Haig, 2014
https://www.history.com/news/what-was-the-zimmermann-telegram
https://www.britannica.com/topic/Ultra-Allied-intelligence-project
https://techterms.com/definition/bandwidth

Foto: Pixabay/Gordon Johnson

Published by

Agen Rahasia

Hobi menulis kisah intelijen. Writing intelligence stories as a hobby.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s